Friday, September 25, 2015

 Jika kita ke toko komputer dan membeli Sistem Operasi Windows maka kita akan ditawari berbagai macam windows dengan versi dan harga yang berbeda. Untuk harga Windows 7 Home Premium FPP – 32 Bit & 64 Bit saja harganya Rp 1,553,000. Setidaknya untuk membawa 1 dvd software sistem operasi Windows kita harus menyiapkan uang minimal Rp. 500.000. Namun jika kita ingin menggunakan linux, tidak sepeserpun kita gunakan untuk mendapatkannya, kecuali ongkos bakar dvd atau ongkos kirim saja. Mengapa bisa berbeda harganya?
Perbedaan keduanya disebabkan oleh perbedaan lisensi diantara keduanya. Windows menggunakan lisensi Close Source, sedangkan Linux menggunakan lisenci Open Source. Jadi Apa sih Lisensi itu...?

Lisensi
Lisensi adalah pemberian ijin dari pembuat lisensi (pembuat/pencipta) kepada pengguna lisensi (pemakai) dengan perjanjian yang telah ditentukan sebelumnya / disepakati bersama. Berarti disini pemberi memberikan haknya untuk digunakan oleh pemakai, sedangkan pemakai memenuhi kewajibannya kepada pemberi berdasarkan kesepakatan.

Lisensi Software
Lisensi software adalah ijin yang diberikan oleh pembuat software kepada pengguna software. Lisensi software mencakup izin, hak, dan pembatasan yang diberlakukan atas perangkat lunak, baik berupa suatu komponen atau program berdiri sendiri. Software yang digunakan tanpa ada ijin menurut hukum hak cipta, memperbolehkan pembuat software untuk menuntut pemakai tanpa ijn secara hukum.

Macam-Macam Lisensi Software.
1. Freeware.
    Freeware adalah software yang boleh digunakan, diperbanyak (tapi bukan dijual untuk mendapatkan keuntungan), tanpa harus membayar, tapi tidak boleh dimodifikasi.
2. Shareware.
    Shareware adalah software yang boleh digunakan dalam jangka waktu tertentu, untuk dicoba oleh pemakai istilahnya adalah trial, setelah batas waktu pemakaian habis maka untuk menggunakan pemakai harus membayarnya. Pemakai juga diijinkan untuk mendistribusikannya secara cuma-cuma.
3. Addware.
Addware adalah software yang boleh digunakan dan didistribusikan secara cuma-cuma. Kelemahan addware adalah munculnya iklan pada saat penggunaan. Tentunya ini bagi beberapa orang akan sangat mengganggu.
4.  Open Source.
     Open Source adalah software yang diperbolehkan untuk diperbanyak dan digunakan secara gratis, bahkan pengguna boleh memperbaiki source codenya dengan batas-batas yang sudah ditentukan. Inti dari Open Source adalah keterbukaan dalam memperlihatkan source codenya.
5.  Closed Source.
     Closed Source adalah software yang source codenya tertutup, hanya organisasi atau perusahaan pembuat software yang boleh mengetahui dan mengembangkannya. Bila ada orang yang ingin menggunakan maka dia harus membayarnya.

Kelebihan dan Kekurangan Open Source.
1.   Kelebihan Open Source
- gratis. Gratis disini berarti tidak harus membeli lisensi.
- stabil.
- source code yang disertakannya.
- aman (secure). Linux mengimplementasikan standar protocol keamanan yang sangat aman.
  cepat dan jalan terus (keep on running), tidak harus restart saat selesai install aplikasi.
- Banyak dukungan dan dokumentasi. Linux dan komunitasnya menyediakan milyaran dokumentasi (Readme, HOWTO, Guide, Manual, Info).
- menjunjung tinggi kemerdekaan tiap orang untuk berkreasi.
- Bebas Virus. Linux itu merupakan like- Unix, dan Unix itu bebas virus. Mengapa bebas virus? Karena didalam system operasi Unix, setiapkali akan mengakses sistem, mengubah, menghapus, menambah bagian dari sistem, selalu diminta konfirmasi password, sedangkan virus tidak tahu password sistem kecuali pemilik sistem tersebut.
-  mempunyai banyak pilihan. Kita bisa memilih Linux menurut selera kita, banyak sekali distro (perusahaan yang menyediakan sistem operasi Linux) yang ada dimuka bumi ini.

2.      Kekurangan Open Source :
-  Pengoperasiannya yang Sulit.
-  Linux mengeluarkan banyak Distro sehingga membuat user bingung.
-  Tidak ada Game Linux berkualitas sama dengan Game Windows.
-  Masih Minimnya Dukungan Hardware dan Driver.
-  Software Yang Digunakan Tidak Tersedia di Linux.
-  Tidak Ada Waktu Untuk Belajar.
-  Kurangnya sosialiasi.
-  Ketergantungan dengan sofware bajakan.
-  Tidak adanya dukungan resmi.

Kelebihan dan Kekurangan Closed Source

1.   Kelebihan Closed Source.
-  Mudah dalam penggunaan.
-  Sudah banyak orang yang memakai, sehingga referensi cara penggunaan mudah didapat.
Terjaminnya kerahasiaan code llisting program bagi pembuatnya. 
-  Adanya perlindungan hukum bagi pengembang software dari pembajakan / peniruan dari code dasar softwarenya,
-  Pengembangan software ini berada di tangan pengembangnya, sehingga perencanaan pengembangan berikutnya dapat ditentukan sendiri. 

- Software close source, jika dijual maka hak kekayaan intelektual atas royalty yang didapatkan dapat diperoleh bagi pengembangnya. 

2.   Kelemahan Closed Source
-  Harganya mahal.
-  Source codenya hanya pembuat yang mengetahui.

Demikian materi tentang lisensi software...
Semoga bermanfaat. Terima kasih sudah membaca artikel ini.

Uji kompetensi materi ini dengan mengerjakan soal latihan







sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Lisensi
https://andaiakukaya.wordpress.com
http://feydreambook.blogspot.co.id

0 comments:

Post a Comment

Posting Terpoluler

Posting Terbaru

Text Widget