Monday, October 12, 2015

Rencananya blog ini akan saya lengkapi dengan kuis untuk tiap-tiap artikel. Oleh karena itu pilihan untuk membuat kuis jatuh dengan menggunakan ispring quis maker. Setelah selesai membuat soal, saatnya untuk memasukkan ke blog ini. Beberapa artikel saya baca menemui kegagalan. Akhirnya saya temukan artikel yang dapat saya praktikkan.
Berikut ini cara yang berhasil saya lakukan
  1. Siapkan file swf
  2. Buka http://ximg.us/
     
  3. Klik browse lalu buka file swf anda
  4. Copy hasil file embed yang diberikan
  5. Buka blogger masuk ke post, pada html tuliskan script
  6. Pada bagian warna biru ganti dengan embed flash yang didapat darihttp://ximg.us/, untuk mengatur lebar silahkan mengganti angka warna merah, sedangkan untuk mengatur tinggi silahkan mengganti angka warna hijau.
  7. File swf siap dipublikasikan ke blog. 

sumber :
http://www.materimedia.com/2015/01/cara-memasang-file-swf-di-blog.html
Untuk menguji kompetensi materi lisensi software, silahkan mengerjakan soal Latihan Lisensi Software dibawah ini.

Saturday, October 10, 2015

Salah satu aspek penting dalam menonton film adalah subtittle, yaitu terjemahan yang tertulis dibawah layar saat film diputar. Dengan adanya subtittle penonton dapat memahami cerita yang ada dalam film yang ditonton. Dan dapat dibayangkan bila kita menonton film tanpa tahu apa yang diomongkan pemainnya, pasti terasa hambar.
Bagi downloader film tentu terbiasa mendapatkan film tanpa ada subtittlenya. Setelah film didapat biasanya langsung mencari subtittlenya lewat internet. Salah satu yang biasa dijadikan referensi mencari subtittle adalah subscene.com. Subtittle film dalam berbagai bahasa ada didalamnya, tinggal mencari subtittle yang sesuai dengan format film yang dipunyai.
Biasanya kita akan mendapatkan subtittle yang cocog dengan filmnya. Dalam arti timing subtittlenya sesuai dan pas dengan filmnya. Namun kadang kita mendapatkan subtittle yang sesuai namun timingnya tidak pas, yang berarti kadang mendahului kalimatnya atau terlambat dari kalimat yang seharusnya tertulis dalam subtittle. Tentu itu akan sangat mengganggu pada saat menonton filmnya bahkan bisa dibilang tidak memberi kenyamanan pada saat menonton. Ada kalanya subtittle yang tersedia di intenet adalah subtittle yang sesuai tapi tidak cocog timingnya, yang cocog dicari-cari tidak ketemu.
Untuk mengatasi kondisi tersebut kita bisa menggunakan subtittle editor. Diantara sekian banyak subtittle editor, salah satu yang pernah digunakan penulis adalah aegisub.Berikut ini adalah tips untuk memperbaiki timing subtitle menggunakan aegisub :
  1. Buka Aegisub.
  2.  Klik File - Open Subtittle
  3. Pilih salah satu file lalu klik open
  4. Subtittle akan tampil di aegisub, lalu klik Timing - Shift Time
  5. Klik backward agar subtittle lebih cepat tampil dan backward jika ingin subtittle lebih lambat tampilnya.
  6. Pada bagian Time isilah berapa lama subtittle ditampilkan lebih cepat maupun lebih lambat.
  7. Untuk menyimpan hasilnya klik file - save subtittle as...
  8. Hasil simpanan berekstensi .ass untuk merubahnaya silahkan filenya direname dan diberi ekstensi .srt.
Demikian tips mudah untuk mengedit subtittle menggunakan aegisub. Semoga bermanfaat.

Thursday, October 8, 2015

Bisnis Center adalah salah satu Unit Produksi bagi Produktif Pemasaran dan Akuntansi. Didirikan sejak dimulainya RSBI dimana untuk membuatnya SMKN 1 Purwodadi mendapat bantuan dari pusat. Dulu Bisnis Center SMKN 1 Purwodadi dikelola oleh intern sekolah, baik oleh guru maupun para siswa. Setelah sekian lama maka dengan paradigma baru, bisnis center sekarang dikelola bersama oleh Sekolah dengan OMI waralaba minimarket. Harapannya tentu agar bisnis center semakin berkembang, jika dulu fokus melayani keluarga SMKN 1 Purwodadi, sekarang dengan manajemen baru bisnis center yang sekarang diberi nama K1 Mart melayani pembeli dari kalangan umum.
Pagi tadi (tanggal 8 Oktober 2015) di halaman sekolah secara resmi K1 Mart di launching. Dengan mengundang kepala sekolah di sekolah sekitar SMKN 1, dari pihak OMI, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan serta dari pihak pemerintah diwakili oleh Wakil Bupati Grobogan  Bp.H. Icek Baskoro, M.H. 
Launching dimulai dengan penampilan tarian dari siswi-siswi SMK, Tarian yang diciptakan oleh Ibu Tri Diana, guru tari SMK, dengan dinamis ditarikan oleh sekitar 15 siswi. Sekitar 10 menit durasi tariannya, dan ketika selesai langsung dapat tepuk tangan dari tamu undangan serta siswa-siswi yang ikut menonton acara tersebut.Selanjutnya siswa-siswa juga tidak mau kalah, diwakili oleh 6 siswa mereka menghibur tamu undangan dengan lagu nasyid yang kompak. Tanpa diiringi musik alias acapela siswa menyanyikan 3 lagu. Keenam siswa tersebut sebelumnya telah dibimbing oleh Bp. Tri Kuntarto, guru seni musik di sekolah. Setelah sambutan dari pihak OMI, Ka Dinas dan Wakil Bupati Grobogan. Maka secara resmi Minimarket K1 Mart di launching dengan pelepasan balon udara oleh bapak H. Icek Baskoro, M.H.
Bersamaan dengan launching K1 Mart, diresmikan pula Masjid di sekolahan serta kantin. Dengan pemotongan pita serta penandatanganan prasasti oleh Wakil Bupati Grobogan.





Monday, October 5, 2015

Memperhatikan judul diatas ada baiknya kita membahas dulu definisi troubleshooting itu sendiri. Troubleshooting adalah bentuk dari usaha untuk memecahkan masalah yang digunakan untuk memperbaiki kegagalan produk atau kegagalan suatu proses. Dalam troubleshooting penyelesaian suatu masalah dicari secara logis dan sistematis hingga suatu produk maupun proses dapat beroperasi atau berjalan lagi. Permasalahan dapat dilihat dari gejala yang muncul yang berasal dari berbagai macam,troubleshooting diperlukan untuk mengembangkan dan memelihara suatu sistem yang kompleks. Trobleshooting digunakan diberbagai bidang seperti teknik, administrasi sistem, elektronik, perbaikan otomotif, dan diagnosa kedokteran. Troubleshooting memerlukan pengetahuan tentang identifikasi kerusakan dan gejala yang terjadi dalam suatu sistem. Pada umumnya untuk mengetahui berbagai macam gejala dan penyebabnya diperlukan pengalaman dalam melaksanakan troubleshooting. Yang paling mungkin dalam menentukan penyebab suatu kegagalan produk atau kegagalan suatu proses adalah menggunakan proses eliminasi dengan cara menghilangkan penyebab suatu masalah. Selanjutnya perlu konfirmasi dari solusi yang dihasilkan dari suatu masalah yang berhasil diselesaikan sehingga suatu proses kembali bekerja seperti sedia kala.
Jadi secara umum troubleshooting adalah identifikasi diagnosa dari suatu masalah didalam suatu aliran manajemen dari perusahaan atau sistem yang disebabkan oleh kegagalan atau semacamnya. Permasalahan digambarkan sebagai gejala kerusakan dan pemecahan masalah adalah proses untuk menanggulangi penyebab gejala ini.

Troubleshooting Jaringan

Troubleshooting jaringan (Network Troubleshooting) adalah langkah-langkah dan proses yang dilakukan secara kolektif yang digunakan untuk mengidentifikasi, mendiagnosa dan menyelesaikan masalah dan gejala-gejala dalam jaringan komputer. ini adalah proses yang sistematis yang bertujuan untuk menyelesaikan masalah dan mengembalikan operasi jaringan berjalan normal dalam suatu jaringan.
Dalam proses troubleshooting pemecahan masalahnya antara lain :
- Mencari dan memecahkan masalah serta membangun koneksi jaringan komputer, internet, perangkat maupun node-node.
- Melakukan konfigurasi router, switch serta melakukan manajemen perangkat jaringan.
- Instalasi kabel atau perangkat Wi-Fi
- Memperbarui perangkat firmware pada switch router.
- Menghapus virus
- Menambah, mengkonfigurasi dan menginstall ulang printer jaringan.
- dan lain-lain
Troubleshooting dapat dilakukan secara manual maupun otomatis. Bila menggunakan peralatan otomatis, manajemen jaringan dapat menggunakan perangkat lunak (software) diagnosa jaringan.


Sumber referensi :
  1. https://en.wikipedia.org/wiki/Troubleshooting
  2. https://www.techopedia.com/definition/29989/network-troubleshooting

 

 

Sunday, October 4, 2015

Hari Jum'at lalu (2 Oktober 2015) disiarkan diberita-berita stasiun TV ditemukan anak yang dibunuh dan dimasukkan didalam kardus. Kejamnya, anak tersebut sebelum dibunuh mengalami pelecehan seksual. Marah hati saya..gak habis pikir, teganya pelaku melakukan hal sedemikian kejinya.Betapa kemudian orang tua si bocah menangis histeris. Baru mau menyampaikan orang hilang di kepolisian, ternyata anaknya sudah diketemukan dalam keadaan tidak bernyawa.
Adakah motif kelainan seksual atau mungkin dendam dari orang lain ke orang tua si anak yang dilampiaskan kepada anaknya? Memang dunia sudah gila...kejahatan di Indonesia sekarang meraja lela. Pelaku kejahatan dengan santainya melanggar hukum dan menganggap penjara bukanlah suatu hukuman.
Untuk kasus-kasus seperti pelecehan seksual tentu perlu hukuman khusus. Menurut saya dengan hanya menghukum kurungan saja masih kurang memberi efek jera. Beberapa waktu yang lalu ketika muncul kasus yang sama pernah diusulkan agar para pemerkosa dikebiri secara kedokteran. Artinya mereka disuntik dengan suntikan agar hawa nafsu untuk berhubungan seksual tidak ada. Atau masih ada hawa nafsu, namun tidak membuat ereksi. Untuk hal ini saya setuju. Jika beberapa orang menganggap bahwa hukuman kebiri adalah melanggar HAM apa mereka nggak berpikir bahwa pelaku kejahatan telah melakukan pelanggaran HAM berat. Jangan sampai HAM hanya digunakan berlindung bagi orang-orang yang melanggar HAM.
Kalau perlu jika terbukti kuat bahwa pelaku benar-benar pemerkosa dan pembunuh maka dihukum mati saja. Meskipun beberapa LSM mengatakan bahwa hukuman mati tidak menghilangkan kejahatan menurut saya hukuman mati meskipun tidak menghilangkan kejahatan namun dia menegakkan keadilan.
Oleh karena itu, perlu orang tua lebih hati-hati dalam bertindak dan selalu mengawasi anak-anaknya agar kejadian serupa dapat dihindari dan juga perlu peran serta masyarakat agar jika ada hal yang mencurigakan berkaitan dengan anak agar segera melapor pada pihak-pihak yang berkepentingan.

Windows merupakan Sistem Operasi yang sangat terkenal diseluruh dunia. Penggunaannya menguasai pangsa pasar Sistem Operasi lainnya. Menawarkan banyak sekali kemudahan, windows sangat digemari karena untuk menggunakan tidak perlu menghapalkan script-script. Dengan format GUI-nya bahkan anak kecilpun dengan amat mudah diajari untuk mengoperasikannya.
Seperti sistem operasi-sistem operasi yang lain, windows mengalami evolusi dimulai dari tampilan yang sederhana dengan perbaikan yang dilakukan terus menerus akhirnya terciptalah windows seperti sekarang ini. Jika diamati perkembangannya hampir 2 tahun sekali windows akan merilis versi terbarunya.
Materi Sejarah Perkembangan Windows ini digunakan untuk :
  1. Mata Pelajaran : Sistem Operasi
  2. Kelas/semester : X TKJ /1
  3. KD 1             
Windows sendiri dibuat oleh perusahaan Microsoft, Inc yang dipimpin oleh Bill Gates. Adapun perkembangannya adalah sebagai berikut :

Windows 1.0

Windows 1.0 adalah versi pertama buatan Microsoft Windows. Versi yang memiliki banyak kekurangan ini dirilis pada tanggal 20 November 1985. Oleh kepala bagian pemasaran bernama Rowland Hanson, sistem operasi yang semula diberi nama interface manager ini diusulkan untuk diganti menjadi windows karena dari segi penamaan lebih mudah dihapal dan bisa memikat konsumen. Windows 1.0 adalah produk yang dibuat dengan memperluas kemampuan MS-DOS dengan menambah antar-muka grafis (GUI) namun masih punya kelemahan yang sama seperti yang dimiliki  oleh MS-DOS.
Persaingan dagang dengan perusahaan Apple memaksa Windows untuk menandatangani  lisensi untuk membatasi kemampuannya. Kemampuan Windows untuk menampilkan jendela yang dapat saling menimpa satu sama lain dihilangkan sehingga yang dapat ditampilkan hanya jendela yang ditampilkan di layar secara “tile” saja.

Windows 2.0x

Windows versi 2.0x menggunakan model memori modus real, yang hanya mampu mengakses memori hingga 1 Mb saja. Windows 2.0x dapat menjalankan aplikasi multitasking lainnya, semacam DESQview, yang berjalan dalam modus terproteksi yang ditawarkan oleh Resi Kiswanto Intel 80286.
Windows 2.0x mulai lebih populer sebagai suatu sistem operasi. Hal ini disebabkan oleh adanya aplikasi grafis buatan Microsoft yaitu Microsoft Excel for Windows dan Microsoft Word for Windows. Aplikasi ini dapat dijalankan dari MS-DOS lalu akan masuk ke Windows untuk melakukan operasinya, jika ditutup maka akan keluar dengan sendirinya.
Selain itu peningkatan signifikan didapat oleh Windows setelah Aldus PageMaker yang semula hanya dapat berjalan di Macintosh muncul dalam versi Windows. Inilah yang menjadi awal kesuksesan dari Windows dalam menguasai pasar Sistem Operasi di seluruh dunia.

Windows 2.1x

Windows veri 2.1 muncul dalam dua versi masing-masing menggunakan prosesor intel 80286 dan 80386. Windows/286 msih menggunakan model memori modus real dan merupakan pertama kali mendukung High Memory Area (HMA). Windows/386  memiliki kernel yang berjalan dalam modus terproteksi dengan emulasi Expanded Memory Specification (EMS) standar Lotus-Intel-Microsoft (LIM), pendahulu spesifikasi Extended Memory Specification (XMS) yang kemudian pada akhirnya mengubah topologi komputasi di dalam IBM PC.
OS/2
IBM OS/2 adalah sistem operasi hasil kerja sama Microsoft dan IBM untuk mengembangkan sistem operasi penerus DOS. OS ini menggunakan mikroprosesor Intel 80286 yang mampu  mengakses hingga 16 Mb, memiliki fitur swapping dan multitasking.
OS/2 versi 1 yang berbasis CLI dikembangkan jadi  OS/2 versi 2 yang menawarkan antarmuka grafis yang disebut dengan Presentation Manager (PM). Presentation Manager ini menggunakan sistem koordinat yang sama dengan koordinat Cartesius, berbeda dengan sistem operasi Windows dan beberapa sistem GUI lainnya. Penggunaan sistem koordinat tersebut menyebabkan titik x,y 0,0 pada OS/2 diletakkan pada pojok kiri bawah layar, sementara pada Windows, peletakannya pada pojok kiri atas. OS/2 versi 1.2, yang dirilis pada tahun 1989, memperkenalkan sebuah sistem berkas baru, yang disebut dengan High Performance File System (HPFS), yang ditujukan untuk menggantikan sistem berkas File Allocation Table (FAT).
Pada awal-awal tahun 1990an, hubungan antara Microsoft dan IBM pun meregang akibat munculnya sebuah konflik. Hal ini dikarenakan mereka saling bekerja sama dalam mengembangkan sistem operasi komputer pribadi masing-masing (IBM dengan OS/2 dan Microsoft dengan Windows-nya), keduanya memiliki akses terhadap kode masing-masing sistem operasi. Microsoft menghendaki pengembangan lebih lanjut dari sistem operasi Windows buatannya, sementara IBM memiliki hasrat bahwa semua pekerjaan masa depannya haruslah dibuat berdasarkan sistem operasi OS/2. Dalam sebuah percobaan untuk mengakhiri konflik ini, IBM dan Microsoft akhirnya setuju bahwa IBM akan mengembangkan IBM OS/2 versi 2.0, untuk menggantikan OS/2 versi 1.3 dan Windows 3.0, sementara Microsoft harus mengembangkan sebuah sistem operasi baru, OS/2 versi 3.0, yang akan kemudian menggantikan OS/2 versi 2.0.
Persetujuan ini pun tidak berlangsung lama, sehingga hubungan IBM dan Microsoft pun dihentikan. IBM akhirnya melanjutkan pengembangan OS/2, sementara Microsoft mengganti nama sistem operasi OS/2 versi 3.0 (yang belum dirilis) menjadi Windows NT. Keduanya masih memiliki hak untuk menggunakan teknologi OS/2 dan Windows yang sudah dibentuk sampai pemutusan persetujuan; akan tetapi, Windows NT benar-benar ditulis sebagai sebuah sistem operasi yang baru dan sebagian besar kode bebas dari kode IBM OS/2.
Setelah versi 1.3 dirilis untuk untuk membenarkan beberapa masalah dalam OS/2 versi 1.x, IBM akhirnya merilis OS/2 versi 2.0 pada tahun 1992. Versi 2.0 ini menawarkan peningkatan yang signifikan, yakni sebuah GUI berorientasi objek, yang disebut dengan Workplace Shell (WPS), yang mencakup di dalamnya sebuah dekstop dan dianggap oleh banyak orang merupakan fitur terbaik di dalam OS/2. Microsoft pun akhirnya "menjiplak" beberapa elemen dari Workplace Shell pada sistem operasi Windows 95 yang dirilis tiga tahun kemudian. Versi 2.0 juga menawarkan API yang mendukung penuh instruksi 32-bit milik Intel 80386, sehingga menawarkan fitur multitasking yang bagus dan mampu mengalamatkan memori hingga 4 gigabyte. Meskipun demikian, banyak hal di dalam internal sistem masih menggunakan kode 16-bit, yang mengharuskan device driver juga harus ditulis dengan menggunakan kode 16-bit juga, selain tentunya beberapa hal internal lainnya. Hal ini merupakan salah satu alasan mengapa OS/2 kekurangan driver perangkat keras. Versi 2.0 juga mampu menjalankan aplikasi DOS dan Windows 3.0, karena memang IBM juga masih memiliki hak untuk menggunakan kode DOS dan Windows setelah "perceraian" hubungan antara mereka.
Pada saat itu, memang tidak jelas siapa yang menjadi pemenang dalam perlombaan yang disebut "Desktop Wars", akan tetapi pada akhirnya OS/2 tidak mampu mendapatkan pangsa pasar yang cukup meskipun IBM pada akhirnya merilis beberapa versi OS/2 yang jauh lebih hebat lagi setelah versi 2.0 ini.

Windows 3.0

Versi 3.0 dirilis tahun 1990 dengan peningkatan kemampuan terhadap aplikasi windows. Windows 3.0 mulai menggunakan memori virtual sehingga mampu menjalankan aplikasi MS-DOS secara multitasking, meningkatkan performa pemrosesan grafis dengan adanya kartu grafis VGA (Video Graphics Array), adanya modus terproteksi/modus 386 Enhanced yang menijinkan aplikasi Windows untuk memakai memori lebih banyak dan lebih mudah dari pada di MS-DOS.
Windows 3.0 kompetibel pada prosesor intel (8086/8088, 80286 dan 80286) dan dapat berjalan dalam tiga modus yaitu real, standar dan enhanced:
  • win/r   akan memaksa windows untuk berjalan di modus real.
  • win/s   akan memaksa windows untuk berjalan di modus standar.
  • Win/3  akan memaksa windows untuk berjalan di modus enhanced.
Beberapa bulan berikutnya Windows 3.0 with Multimedia Extension s 1.0 dirilis lengkap dengan multimedia upgrade kit yang terdiri dari atas drive CD-ROM dan sound card.
Dengan dukungan pasar perangkat lunak aplikasi yang semakin berkembang menjadikan Windows 3.0 sangat sukses di pasaran. Tercatat, dalam dua tahun sebelum dirilisnya versi Windows 3.1, Windows 3.0 terjual sebanyak 10 juta salinan.

Windows 3.1

Windows 3.1 menambahkan tampilan font TrueType Fonts yang dikembangkan bersama Apple dan perbaikan terhadap bug serta dukungan terhadap multimedia. dirilis untuk menyaingi IBM OS/2 versi 2, Windows 3.1 hanya berjalan pada modus proteksi yang hanya dimiliki oleh mikroprosesor Intel 80286 atau yang  lebih tinggi. Windows 3.1 diperbaiki dan dikeluarkan Windows 3.1.1.
Windows for Workgroups
Windows for Workgroups dibuat dengan beberapa tambahan dari Windows 3.1 dan dirilis hampir bersamaan dengan Windows 3.1. Sebagai sebuah versi yang tercakup di dalamnya lingkungan dasar Windows dan tambahan kemampuan jaringan di dalam sebuah paket. Windows for Workgroups mencakup driver jaringan komputer dan stack protokol yang lebih baik, dan juga mendukung jaringan secara peer-to-peer. Salah satu download opsional untuk Windows for Workgroups adalah stack protokol TCP/IP dengan nama kode "Wolverine", yang mengizinkan akses ke Internet melalui jaringan korporat. Windows for Workgroups dirilis dalam dua versi, Windows for Workgroups 3.1 dan Windows for Workgroups 3.11. Tidak seperti versi-versi Windows sebelumnya, Windows for Workgroups 3.11 hanya berjalan di dalam modus 386 Enhanced, dan membutuhkan setidaknya mesin dengan prosesor Intel 80386SX.
Semua versi tersebut terus menerus meningkatkan laju penjualan Windows versi 3.x. Meskipun Windows 3.1x masih memiliki banyak kekurangan, yang sebelumnya telah dikoreksi oleh OS/2, seperti nama berkas yang panjang (melebihi 11 karakter, dalam format 8.3), desktop, atau proteksi sistem terhadap kelakuan aplikasi yang tidak diinginkan, Microsoft secara cepat mengambil alih pasar GUI di pangsa pasar desktop untuk IBM PC dan kompatibelnya. Windows API pun menjadi standar de-facto untuk perangkat lunak konsumen.

Windows NT

Windows NT diarsiteki oleh Dave Cutler, yang merupakan salah satu dari pemimpin arsitek sistem operasi VMS di perusahaan Digital Equipment Corporation (DEC), yang kemudian dibeli oleh Compaq yang sekarang bagian dari Hewlett-Packard. Microsoft merekrut Cutler pada tahun 1988 untuk membuat sebuah versi OS/2 yang bersifat portabel, tapi akhirnya Cutler malahan membuat sistem operasi baru.
Sebelum pindah ke Microsoft, Cutler sebenarnya sedang membuat sebuah sistem operasi penerus VMS di DEC, yang disebut dengan Mica. Dan pada saat petinggi DEC menggagalkan proyek tersebut, ia keluar dari DEC dan membawa banyak pekerja ahli bersamanya ke Microsoft. DEC memiliki keyakinan bahwa Cutler membawa kode Mica untuk digunakan oleh Microsoft dan menuntutnya. Akhirnya, Microsoft pun kalah dan pada akhirnya disuruh membayar 150 juta dolar Amerika dan memiliki kesepakatan untuk mendukung chip CPU baru buaan DEC, DEC Alpha, yang kala itu tercatat sebagai sebuah chip tercepat, agar dapat berjalan di dalam Windows NT.
Windows NT 3.1 (bidang pemasaran Microsoft menghendaki Windows NT agar terlihat sebagai kelanjutan dari Windows 3.1) akhirnya muncul pertama kali dalam bentuk Beta bagi para pengembang perangkat lunak pada bulan Juli 1992 dalam sebuah perhelatan Professional Developers Conference (PDC) yang dilangsungkan di San Fransisco, California, Amerika Serikat. Microsoft juga mengumumkan keinginannya untuk mengembangkan sebuah sistem operasi penerus bagi Windows NT sekaligus juga pengganti Windows 3.1 pada konferensi tersebut (yang diberi nama kode Chicago), yang kemudian akan menyatukan keduanya ke dalam sebuah sistem operasi yang padu. Sistem operasi tersebut diberi nama Cairo.
Ternyata Cairo merupakan sebuah proyek yang lebih rumit dibandingkan apa yang telah diantisipasi oleh Microsoft, dan hasilnya NT dan Chicago tidak "bersatu" sampai Windows XP diluncurkan. Selain itu, bagian-bagian Cairo belum muncul di dalam sistem operasi Microsoft Windows hingga saat ini. Contohnya adalah subsistem WinFS, yang merupakan implementasi dari Object File System di dalam Cairo, memang sempat dikerjakan oleh Microsoft dalam beberapa waktu, tapi pada akhirnya Microsoft mengumumkan bahwa mereka menghentikan pengembangan WinFS dan akan menggabungkan teknologi yang dikembangkan untuk WinFS di dalam produk dan teknologi Microsoft yang lainnya, khususnya adalah Microsoft SQL Server.
Dukungan device driver untuk Windows NT juga kurang begitu banyak karena memang mengembangkan driver untuk Windows NT dianggap rumit oleh beberapa pengembang, selain tentunya Windows NT juga memiliki superioritas dalam model abstraksi perangkat kerasnya. Masalah ini telah menghantui semua versi Windows NT hingga Windows NT 5.0 (Windows 2000) keluar ke pasaran. Para programmer pun mengeluh bahwa mengembangkan device driver untuk Windows NT adalah sesuatu hal yang rumit, dan para pengembang perangkat keras juga tidak mau mengambil risiko untuk mengembangkan device driver untuk sebuah sistem operasi yang memiliki pangsa pasar terbatas. Selain itu, meskipun Windows NT menawarkan performa yang baik dan mampu mengekspolitasi sumber daya sistem secara lebih efisien, dalam beberapa sistem dengan perangkat keras terbatas, Windows NT dianggap sebagai sistem yang boros sumber daya. Hal ini mengakibatkan munculnya opini publik bahwa Windows NT hanya cocok untuk mesin-mesin yang besar dan juga jauh lebih mahal (seperti halnya workstation dengan DEC Alpha atau Intel Pentium yang kala itu memang masih baru). Windows NT juga tidak dapat bekerja untuk pengguna pribadi karena kebutuhan sumber dayanya yang tinggi. Selain itu, GUI yang digunakannya hanyalah salinan dari GUI Windows 3.1, yang masih kalah jauh jika dibandingkan dengan Workplace Shell milik OS/2, sehingga alasan Windows NT merupakan pengganti bagi Windows 3.1 tidaklah masuk akal.
Akan tetapi, fitur-fitur tersebutlah yang membuat Windows NT pilihan yang sempurna untuk pangsa pasar server jaringan lokal (LAN), yang pada tahun 1993 sedang mengalami booming besar-besaran, seiring dengan komoditas jaringan di dalam kantor telah meningkat secara drastis. Fitur-fitur jaringan dalam Windows NT menawarkan beberapa pilihan konektivitas jaringan yang luas dan juga tentunya sistem berkas NTFS yang efisien. Windows NT 3.51 merupakan primadona Microsoft saat terjun ke pasar ini, yang kemudian mengambil alih sebagian besar pangsa pasar yang sebelumnya dimiliki oleh Novell Netware beberapa tahun ke depan.
Salah satu peningkatan terbesar dari Windows NT adalah Application Programming Interface (API) 32-bit yang baru, yang dibuat untuk menggantikan Windows API 16-bit yang sudah lama. API 32-bit ini dinamakan dengan Win32 API, dan dari sanalah Microsoft menyebut API 16-bit yang lama sebagai Win16. Win32 API memiliki tiga buah implementasi utama: satu untuk Windows NT (yang merupakan Win32 API terlengkap dengan dukungan ANSI ataupun Unicode), satu untuk Win32s (yang merupakan bagian dari Win32 yang dapat digunakan di atas sistem Windows 3.1), dan juga satu lagi untuk Chicago (yang hanya mendukung ANSI). Hal ini menyebabkan kompatibilitas yang tinggi antara Chicago dan Windows NT, meskipun pada dasarnya kedua sistem tersebut adalah sangat jauh berbeda jika dilihat dari arsitektur dasarnya.
Windows NT merupakan sistem operasi Windows pertama yang dibuat dengan menggunakan kernel hibrida, setelah pada versi-versi sebelumnya hanya menggunakan kernel monolithic saja.

Windows 95

Pengembangan Windows ditujukan untuk kenyamanan pengguna. Sistem operasi yang diberi nama Chicago dibuat dan didesain agar mmeiliki dukungan terhadap multitasking secara pre-emptive 32-bit seperti halnya yang terdapat di dalam OS/2 dan Windows NT, meskipun kernel 16-bit masih terdapat di dalamnya demi alasan kompatibilitas ke belakang. Win32 API yang pertama kali diperkenalkan pada Windows NT pun diadopsi sebagai sebuah standar antarmuka pemrograman baru yang berbasis 32-bit, dengan kompatibilitas Win16 juga dipertahankan dengan menggunakan sebuah teknik yang dinamakan dengan "thunking". GUI yang baru juga dimiliki oleh sistem operasi, meskipun pada awalnya Microsoft tidak merencanakannya sebagai bagian dari sistem operasi saat dirilis. Memang beberapa elemen antarmuka pengguna yang dimiliki oleh Cairo dipinjam dan ditambahkan kepada sistem operasi tersbut sebagai aspek lainnya dari versi itu (khususnya fitur Plug and Play).
Microsoft tidak mengganti semua kode Windows menjadi 32-bit; banyak bagian di dalamnya masih berupa 16-bit (meskipun tidak menggunakan modus real secara langsung), demi alasan kompatibilitas ke belakang, kinerja, dan waktu pengembangan. Hal ini dan fakta bahwa banyaknya kelemahan dalam desain versi-versi Windows sebelumnya, membuat sistem operasi yang baru ini terganggu efisiensi dan stabilitasnya.
Akhirnya, bagian marketing Microsoft menggunakan nama Windows 95 sebagai nama produk bagi Chicago, saat dirilis pada tanggal 24 Agustus 1995. Microsoft memiliki dua keuntungan dari peluncuran ini: 1) adalah mustahil bagi para konsumen untuk menjalankan Windows 95 pada sistem operasi DOS bukan buatan Microsoft yang jauh lebih murah. 2) meskipun jejak-jejak DOS tidaklah pernah dicabut dari sistem operasi tersebut, malahan versi tersebut menancapkan sebuah versi DOS untuk dimuat sebagai bagian dari proses booting, Windows 95 berjalan dengan sendirinya di dalam modus 386 Enhanced, dengan menggunakan memori virtual dan model pengalamatan memori flat 32-bit. Fitur-fitur itu menjadikan aplikasi Win32 untuk mengalamatkan RAM virtual sebanyak maksimal 2 gigabyte (dengan 2 gigabyte sisanya dicadangkan untuk sistem operasi), dan dalam teorinya mencegah aplikasi tersebut untuk mengganggu ruangan memori yang dimiliki oleh aplikasi Win32 lainnya tanpa adanya persetujuan dari sistem operasi. Dalam hal ini, memang fungsionalitas Windows 95 mendekati apa yang dimiliki oleh Windows NT, meskipun Windows 95/98/Me tidak mendukung memori melebihi 512 megabyte tanpa menyunting konfigurasi sistem yang merepotkan.
Di balik kesuksesan Microsoft, IBM terus melanjutkan pasar OS/2, dengan memproduksi OS/2 versi 3.0 dan OS/2 Warp (versi 4.0). IBM merespons keluhan yang diajukan oleh para konsumen mengenai kebutuhan perangkat keras komputer yang tinggi yang diminta oleh OS/2 versi 2.0, OS/2 versi 3.0 pun dibuat jauh lebih ramping dengan melakukan optimalisasi pada ukuran dan kecepatan. Sebelum Windows 95 dirilis, OS/2 Warp 3.0 bahkan telah dibundel dalam beberapa penyedia perangkat keras mayor di Jerman. Akan tetapi, dengan dirilisnya Windows 95, OS/2 lagi-lagi kehilangan pangsa pasarnya kembali, diambil alih oleh Windows 95.
Mungkin tidak mungkin untuk mencari tahu apa alasan mengapa OS/2 gagal dalam mendapatkan pangsa pasar yang besar. Walaupun OS/2 terus dapat menjalankan aplikasi Windows 3.1, sebenarnya sudah tidak ada yang kekurangan lagi, kecuali pada sebagian kecil dari Windows API yang disebut Win32s. Tidak seperti Windows 3.1, IBM tidak memiliki akses terhadap kode sumber Windows 95 dan tidak mau menggunakan waktu dan sumber daya yang ada untuk melakukan emulasi terhadap Win32 API. IBM juga memperkenalkan OS/2 pada kasus Amerika Serikat versus Microsoft, dengan menyalahkan taktik marketing pada bagian Microsoft, tapi banyak orang mungkin setuju bahwa masalah di dalam bagian marketing IBM lah dan dukungannya yang sangat kurang dari para pengembang perangkat lunak yang meyebabkan kegagalan-kegagalan OS/2.
Sebelum menggantinya dengan versi Windows yang baru, Microsoft merilis Windows 95 dalam lima versi berbeda, yakni sebagai berikut:
  • Windows 95 - rilis yang sebenarnya dari Windows 95
  • Windows 95 A - mencakup pembaruan Windows 95 Original Service Release 1 (OSR1) yang dimasukkan secara langsung terhadap instalasi.
  • Windows 95 B - mencakup beberapa pembaruan mayor lainnya, seperti halnya sistem berkas FAT32, dan Internet Explorer 3.0. Versi ini juga dikenal dengan Windows 95 OSR2, atau banyak orang di Indonesia menyebutnya sebagai Windows 97.
  • Windows 95 B USB - atau Windows 95 OSR2.1 merupakan versi Windows 95 yang menawarkan dukungan terhadap perangkat keras berbasis bus Universal Serial Bus/USB.
  • Windows 95 C - atau Windows 95 OSR2.5 mencakup semua fitur di atas, ditambah Internet Explorer 4.0. Versi ini merupakan versi yang paling terakhir dirilis dari seri Windows 95.
Windows 95 OSR2, OSR2.1 dan OSR2.5 tidaklah dirilis untuk publik, akan tetapi hanya kepada OEM saja yang mau menggunakan sistem operasi tersebut ke dalam komputer buatannya. Beberapa perusahaan OEM bahkan menjual hard disk baru dengan sistem operasi Windows 95 OSR2 di dalamnya.
Selain fitur yang terkandung di dalam Windows 95, Microsoft juga memperkenalkan Microsoft Plus! for Windows 95 yang mencakup beberapa fitur tambahan yang tidak dimiliki oleh Windows 95.

Windows NT 4.0

Microsoft merilis Windows NT 4.0, sebagai penerus Windows NT 3.x yang sukses mengancam dominasi Novell Netware dan UNIX di pasar korporat. Windows NT 4.0 ini pada awalnya dikembangkan sebagai sebuah bagian dari usaha untuk memperkenalkan Windows NT kepada pasar workstation. NT 4.0 memilikipatch tambahan yang tersedia untuk Windows NT 3.51 yang mampu membuat NT 3.51 agar mirip seperti NT 4.0, tapi sangat tidak stabil dan memiliki banyak bug. Antarmuka pengguna tersebut pada awalnya memang dikembangkan di atas Windows NT, tapi karena Windows 95 dirilis terlebih dahulu sebelum NT 4.0, maka orang cenderung berpikir "Windows NT 4.0 adalah jiplakan dari Windows 95."
antarmuka yang sama dengan Windows 95, tetapi menggunakan kernel yang sama dengan Windows NT, sehingga lebih stabil. Memang, ada sebuah
Windows NT 4.0 datang dalam empat versi:
  • Windows NT 4.0 Workstation
  • Windows NT 4.0 Server
  • Windows NT 4.0 Server, Enterprise Edition (yang mencakup dukungan terhadap clustering dan SMP hingga 8-way)
  • Windows NT 4.0 Terminal Server

Windows 98

Pada 25 Juni 1998, Microsoft merilis sebuah sistem operasi Windows baru, yang dikenal sebagai Windows driver perangkat keras baru dan dukungan sistem berkas FAT32 yang lebih baik yang mengizinkan partisi untuk memiliki kapasitas lebih besar dari 2 gigabyte, sebuah batasan yang terdapat di dalam Windows 95. Dukungan USB di dalam Windows 98 pun juga jauh lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya.
98. Windows 98 dianggap sebagai revisi minor terhadap Windows 95, tapi secara umum dilihat jauh lebih stabil dan dapat diandalkan dibandingkan dengan pendahulunya, Windows 95. Windows 98 mencakup banyak
Windows 98 mengundang kontroversi saat Microsoft memasukkan penjelajah web Microsoft Internet Explorer ke dalam sistem operasi dan tidak dapat dicabut, sehingga menjadikan Windows Explorer dan GUI Windows mampu menampilkan direktori seolah-olah halaman web. Hal ini membuka kasus baru, yang disebut sebagai Amerika Serikat versus Microsoft, yang menanyakan mengapa Microsoft repot-repot menjaga dominasinya di dalam sistem operasi komputer pribadi untuk berkompetisi dengan para pesaingnya seperti Netscape dan IBM dengan cara yang tidak jujur.
Pada tahun 1999, Microsoft merilis Windows 98 Second Edition, sebuah rilis yang menawarkan banyak peningkatan dibandingkan versi sebelumnya. Internet Connection Sharing, yang merupakan sebuah bentuk dari Network Address Translation, yang mengizinkan beberapa mesin di dalam sebuah jaringan lokal agar dapat menggunakan satu buah jalur koneksi Internet bersama-sama pun diperkenalkan pada versi ini. Banyak masalah minor di dalam Windows yang lama telah dikoreksi, yang menjadikan Windows 98 menurut banyak orang sebagai sebuah versi Windows 9x yang paling stabil di antara semua versi Windows 9x lainnya.

Windows 2000

Microsoft merilis Windows 2000 pada 17 Februari 2000, sebuah versi yang sebelumnya dikenal dengan workstation dan juga pangsa pasar server.
sebutan Windows NT 5.0 atau "NT 5.0". Versi Windows 2000 ditujukan untuk dua pangsa pasar, yakni pangsa pasar
Di antara fitur-fitur Windows 2000 yang paling signifikan adalah Active Directory, sebuah model jaringan pengganti model jaringan NT domain, yang menggunakan teknologi yang merupakan standar industri, seperti Domain Name System (DNS), Lightweight Directory Access Protocol (LDAP), dan Kerberos untuk menghubungkan antara sebuah mesin ke mesin lainnya. Windows Terminal Services juga, yang pada Windows NT 4.0 hanya terdapat di dalam satu produk saja, pada Windows 2000 terdapat dalam semua versi server. Fitur-fitur baru yang diadopsi dari Windows 98 juga ditanamkan di dalamnya, seperti Device Manager yang telah ditingkatkan (dengan menggunakan Microsoft Management Console), Windows Media Player, dan DirectX 6.1 (yang memungkinkan sistem operasi berbasis kernel Windows NT untuk menjalankan game). Windows 2000 juga merupakan versi Windows berbasis kernel NT terakhir yang tidak mengharuskan penggunanya untuk melakukan aktivasi terhadapnya.
Meskipun Windows 2000 dapat memperbarui komputer yang sebelumnya menjalankan Windows 98, Windows 2000 tidaklah dianggap sebagai produk yang cocok untuk pengguna rumahan. Alasannya banyak, di antaranya adalah kurangnya device driver untuk banyak perangkat pengguna seperti pemindai (scanner) dan juga pencetak (printer), pada saat dirilis. Situasi tersebut akhirnya berbalik pada saat Windows XP dirilis oleh Microsoft.
Windows 2000 tersedia dalam enam edisi, yakni:
  • Windows 2000 Professional
  • Windows 2000 Server
  • Windows 2000 Advanced Server
  • Windows 2000 Datacenter Server
  • Windows 2000 Advanced Server Limited Edition
  • Windows 2000 Datacenter Server Limited Edition

Windows Me

Pada bulan September 2000, Microsoft memperkenalkan Windows Millennium Edition (dikenal juga System Restore," yang mengizinkan para penggunanya untuk mengembalikan keadaan sistem ke sebuah titik yang dikenal baik-baik saja, pada saat sistem operasi mengalami kegagalan. System Restore menjadi fitur yang masih dipertahankan pada Windows XP. Versi ini juga memperkenalkan Windows Movie Maker versi pertama.
dengan sebutan Windows Me atau Windows ME). Versi ini memperbarui Windows 98 dengan dukungan multimedia dan Internet yang lebih baik. Versi ini juga memasukkan fitur "
Windows Me dibuat dalam waktu yang singkat, kira-kira hanya satu tahun, yang ditujukan hanya untuk mengisi kekosongan rilis antara Windows 98 dan Windows XP sebagai sistem operasi untuk kelas rumahan. Fitur-fitur yang terdapat di dalam Windows Me (seperti Internet Explorer 5.5, Windows Media Player 7.0, dan Microsoft DirectX 7.1) bahkan bisa diperoleh secara gratis dari situs Windows Update, kecuali System Restore. Hasilnya, Windows Me pun tidak dianggap sebagai sebuah sistem operasi yang unik di antara saudara-saudaranya dari keluarga Windows 9x, Windows 95 dan Windows 98. Windows Me juga dikritik karena munculnya masalah kestabilan, dan juga dukungan terhadap MS-DOS yang berjalan di dalam modus real. Orang-orang bahkan menyebut Windows Me sebagai Windows Mistake Edition.
Windows Me merupakan sistem operasi terakhir yang dibuat berdasarkan kernel monolithic Windows 9x dan MS-DOS. Versi ini pun menjadi versi terakhir sistem operasi Windows yang tidak memiliki Windows Product Activation (WPA).

Windows XP

Pada tahun 2001, Microsoft memperkenalkan Windows XP (yang memiliki nama kode "Whistler" selama pengembangan). Akhirnya, setelah merilis beberapa versi Windows berbasis Windows 9x dan NT,
Microsoft berhasil menyatukan kedua jajaran produk tersebut. Windows XP menggunakan kernel Windows NT 5.1, sehingga menjadikan kernel Windows NT yang terkenal dengan kestabilannya memasuki pasar konsumen rumahan, untuk menggantikan produk Windows 9x yang berbasis 16/32-bit yang sudah menua.
Windows XP merupakan versi sistem operasi Windows yang paling lama (paling tidak hingga saat ini), karena memang berkisar dari tahun 2001 hingga tahun 2007, saat Windows Vista dirilis ke konsumen. Jajaran sistem operasi Windows XP akhirnya diteruskan oleh Windows Vista pada 30 Januari 2007.
Windows XP tersedia dalam beberapa versi:
  • Windows XP Home Edition, yang ditujukan untuk pasar desktop dan laptop rumahan.
  • Windows XP Home Edition N, sama seperti Home Edition yang biasa, tapi tidak memiliki Windows Media Player, karena memang peraturan Uni Eropa tidak memperbolehkannya.
  • Windows XP Professional, yang ditujukan bagi para power user dan pebisnis.
  • Windows XP Professional N, sama seperti Professional Edition, tapi tidak memiliki Windows Media Player, karena peraturan Uni Eropa tidak mengizinkannya.
  • Windows XP Media Center Edition (MCE), dirilis pada bulan November 2002, merupakan Windows XP Home Edition yang ditujukan untuk dektop dan laptop dengan penekanan pada hiburan rumahan.
    • Windows XP Media Center Edition 2003
    • Windows XP Media Center Edition 2004
    • Windows XP Media Center Edition 2005, yang dirilis pada 12 Oktober 2004.
  • Windows XP Tablet PC Edition, yang ditujukan untuk PC Tablet (PC dengan layar sentuh)
    • Windows XP Tablet PC Edition 2005
  • Windows XP Embedded, yang ditujukan untuk sistem benam (embedded system)
  • Windows XP Starter Edition, yang ditujukan untuk para pengguna komputer di beberapa negara berkembang.
  • Windows XP Professional x64 Edition, yang dirilis pada 25 April 2005 untuk sistem-sistem rumahan dan workstation yang menggunakan prosesor 64-bit yang berbasiskan set instruksi x86-64 (AMD64 atau Intel EM64T).
  • Windows XP 64-bit Edition, merupakan sebuah versi Windows XP yang ditujukan untuk jajaran prosesor Intel Itanium, yang mempertahankan kompatibilitas dengan aplikasi 32-bit dengan menggunakan emulator perangkat lunak. Versi ini sama saja dengan Windows XP Professional, dari segi fitur-fiturnya. Produk ini dihentikan pada bulan September 2005 saat vendor terakhir workstation berbasis prosesor Itanium menghentikan produk-produknya sebagai "workstation", karena memang mereka cenderung memfokuskan Itanium sebagai basis komputer server.
    • Windows XP 64-bit Edition 2003, dibuat berbasiskan basis kode Windows NT 5.2 (sama seperti Windows Server 2003).

Windows Server 2003

Pada tanggal 24 April 2003, Microsoft meluncurkan Windows Server 2003, sebuah pembaruan untuk sistem operasi Windows 2000 Server, yang menawarkan banyak fitur-fitur keamanan yang baru, pemandu "Manage Your Server wizard" yang menyederhanakan peranan sebuah mesin yang menjalankannya, dan juga peningkatan kinerja. Windows Server 2003 menggunakan kernel Windows NT versi 5.2.
Di dalam Windows Server 2003, beberapa layanan yang tidak terlalu dibutuhkan di dalam lingkungan server dinonaktifkan secara default, terutama "Windows Audio" dan "Themes" demi alasan kestabilan; Agar dapat menggunakan suara dan tampilan yang sama dengan Windows XP, pengguna harus mengaktifkannya secara manual, melalui snap-in Microsoft Management Console Services.msc Selain itu, akselerasi perangkat keras untuk kartu grafis juga dimatikan; lagi-lagi pengguna harus mengaktifkannya secara manual, tentu saja jika device driver yang digunakan "bisa dipercayai".
Pada bulan Desember 2005, Microsoft merilis Windows Server 2003 R2, yang merupakan Windows Server 2003 Service Pack 1 ditambah dengan beberapa paket tambahan. Di antara semua fitur-fitur barunya adalah fitur-fitur manajemeuntuk kantor-kantor cabang, dan integrasi identitas yang luas.
Windows Server 2003 tersedia dalam lima buah edisi:
  • Windows Server 2003, Web Edition
  • Windows Server 2003, Standard Edition
  • Windows Server 2003, Enterprise Edition (32-bit dan 64-bit)
  • Windows Server 2003, Datacenter Edition
  • Windows Server 2003, Small Business Server

Windows XP Service Pack 2

Pada bulan Juli 2006, Microsoft merilis sebuah versi Windows XP Service Pack 2, yang ditujukan untuk pasar thin-client, yang disebut sebagai Windows Fundamentals for Legacy PCs (WinFLP). WinFLP hanya tersedia bagi para pelanggan Microsoft Software Assurance. Tujuan dibuatnya WinFLP adalah untuk memberikan pilihan upgrade kepada para pelanggannya yang masih menggunakan Windows 95, Windows 98, Windows Me, dan Windows NT Workstation. Sebagian besar aplikasi pengguna dijalankan di atas mesin jarak jauh dengan menggunakan Terminal Services atau Citrix.
Windows Vista
Windows Vista, dirilis pada tanggal 30 November 2006 [1] bagi kalangan bisnis sementara untuk kalangan pengguna rumahan dirilis pada tanggal 30 Januari 2007. Windows Vista memang dicanangkan agar memiliki keamanan yang lebih tangguh dibandingkan dengan versi-versi sebelumnya, dengan memperkenalkan sebuah modus pengguna yang terbatas, yang disebut sebagai User Account Control (UAC), untuk menggantikan filosofi "administrator-by-default" yang diberlakukan pada Windows XP. Windows Vista juga memperkenalkan fitur grafik yang jauh lebih "memikat", yang disebut dengan Windows Aero GUI, aplikasi yang baru (seperti halnya Windows Calendar, Windows DVD Maker dan beberapa game baru termasuk Chess Titans, Mahjong, dan Purble Place). Selain itu, Windows Vista juga menawarkan versi Microsoft Internet Explorer yang lebih aman, serta Windows Media Player versi baru (versi 11).
Windows Vista menggunakan nomor versi 6.0, sehingga memang terdapat perbedaan versi yang signifikan jika dibandingkan dengan Windows XP yang menggunakan nomor versi 5.1 atau Windows Server 2003 (5.2). Karena, memang Windows Vista memiliki banyak perbedaan yang mendasar, khususnya pada bagian arsitektur dasar sistem operasi.
Windows Vista dijual dalam beberapa edisi:
  • Windows Vista Starter
  • Windows Vista Home Basic
  • Windows Vista Home Premium
  • Windows Vista Business
  • Windows Vista Enterprise
  • Windows Vista Ultimate

Windows Home Server

Windows Home Server (sebelumnya memiliki nama kode Q singkatan dari Quattro) merupakan sebuah produk server yang diturunkan dari Windows Server 2003, yang didesain khusus untuk digunakan oleh para konsumen dari pengguna rumahan. Sistem operasi ini diperkenalkan pada tanggal 7 Januari 2007 oleh Bill Gates. Windows Home Server dapat dikonfigurasikan dan dipantau dengan menggunakan program console yang dapat diinstalasikan pada sebuah PC klien. Windows ini memiliki fitur Media Sharing, backup terhadap drive lokal dan drive jarak jauh, dan duplikasi berkas.
Windows Server 2008
Windows Server 2008, adalah sebuah versi baru Windows Server, yang dijadwalkan untuk dirilis pada tanggal 27 Februari 2008. Pada saat pengembangannya, Windows Server memiliki nama kode "Windows Server Codenamed Longhorn." Windows Server 2008 dibangun di atas beberapa keunggulan teknologi dan keamanan yang pada awalnya diperkenalkan dengan Windows Vista, dan ditujukan agar bisa lebih modular secara signifikan, ketimbang pendahulunya, Windows Server 2003.
Windows 7
Rilis selanjutnya setelah Windows Vista adalah Windows 7, yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Blackcomb dan Vienna. Saat pertama kali dirilis, Windows ini memiliki kernel NT versi 6.1 build 7600, yaitu perbaikan dari Windows Vista dimana saat rilis pertama memiliki kernel NT 6.0 build 6000. Windows 7 yang dirilis pada tanggal 22 Oktober 2009 ini memiliki keamanan dan fitur yang baru, diantaranya adalah: Jump List, Taskbar yang membuka program dengan tampilan kecil, Windows Media Player 12, Internet Explorer 8, dan lain-lain. Beberapa fitur yang unik adalah Sidebar yang berganti nama menjadi Gadget dan bebas ditaruh kemana-mana pada desktop (tidak seperti Sidebar yang hanya bisa diletakkan di tempat tertentu). Fitur itu membuat Windows 7 menjadi menarik. Spesifikasi Windows 7 lebih ringan dan harganya juga lebih murah dari

Windows Vista

Sama seperti Windows Vista, Windows 7 juga tersedia dalam 6 edisi yaitu:
  • Windows 7 Starter
  • Windows 7 Home Basic
  • Windows 7 Home Premium
  • Windows 7 Professional
  • Windows 7 Ultimate
  • Windows 7 Enterprise

Windows 8

Pengembangan Windows 8 dimulai sebelum Windows 7 diluncurkan pada tahun 2009. Tanggal 13
September 2011, build 8102 (Windows 8 Developer Preview) dirilis ke publik. Build ini terbuka penuh untuk pertama kalinya dan dilengkapi Start Screen baru, antarmuka pengguna Metro dan sejumlah sampel aplikasi buatan para karyawan magang di Microsoft. Pada tanggal 29 Februari 2012, Microsoft meluncurkan Windows 8 Consumer Preview, versi beta dari Windows 8, build 8250. Untuk pertama kalinya sejak Windows 95, tombol Start tidak lagi muncul di taskbar, meski layar Start-nya masih harus dibuka dengan mengklik sudut kiri bawah layar dan tombol Start di kotak Charm. Pada tanggal 1 Agustus 2012, Windows 8 (build 9200) dirilis dengan nomor build 6.2.9200.16384. Microsoft mengadakan acara peluncuran pada 25 Oktober 2012 dan meluncurkan Windows 8 untuk publik keesokan harinya.
Fitur:
  • Desain aplikasi Windows 8 UI, yang bisa dibuat dari bahasa pemograman apa saja, seperti : HTML/CSS, JavaScript, C, C++, C#, dll.
  • Hilangnya tombol Mulai (digantikan oleh Layar Mulai dan Charms).
  • Hilangnya tombol start pada desktop
  • Kompatibel dengan arsitektur Intel, AMD, dan ARM (khususnya tablet).
  • Kompatibel dengan perangkat berspesifikasi rendah seperti Tablet, Laptop, Netbook, bahkan Smartphone
  • Portabel di USB (Windows To Go).
  • Windows Explorer menggunakan ribbon seperti Office 2010 & 2007, juga berganti nama menjadi 'File Explorer.
  • Hybrid Boot, fitur untuk mempercepat waktu start-up dengan menyimpan memori inti Windows ke dalam hard disk dan me-load-nya tiap booting.
  • Fitur pengembalian (recovery) baru, Refresh dan Reset. Refresh akan mengembalikan semua file Windows ke kondisi awal tanpa mengubah pengaturan, berkas, atau aplikasi Windows 8 UI. Reset akan mengembalikan komputer ke kondisi standar pabrikan.
  • Rancangan baru dari Windows Task Manager.
  • Proses aktivasi yang mudah.
  • Diperkenalkannya Layar Kunci (Lock Screen).
  • Bursa Windows, sebagai tempat membeli atau menginstal aplikasi Windows 8 UI.
  • Aplikasi media penyimpanan awan baru yang disebut Skydrive.
  • Antivirus yang sudah terintegrasi dengan Windows Defender.
  • Pilihan jenis log-in yang beragam, yaitu sandi akun Microsoft/lokal, sandi gambar, dan PIN.
Edisi:
  • Windows 8
Windows 8 adalah edisi standar Windows untuk arsitektur IA-32 dan x64. Dokumantasi yang didapat dari ImageX tool dan buku Paul Thurrott di Windows 8 juga menyebutkan versi ini sebagai "Core". Edisi ini membawa fitur-fitur yang ditunjukkan untuk pengguna rumahan dan memberikan semua fitur standar Windows 8 seperti Layar Mulai, ubin langsung, Bursa Windows, Internet Explorer 10, dan lain-lain.
  • Windows 8 Pro
Windows 8 Pro sebanding dengan Windows 7 Professional dan Ultimate dan ditunjukkan pada pengguna tingkat lanjut atau pengguna rumahan tingkat lanjut (dengan Windows Media Center meskipun harus membelinya lagi ). Fitur tambahan meliputi kemampuan untuk menerima koneksi Remote Desktop, ikut serta dalam Domain Windows Server, Enkripsi Berkas Sistem, Hyper-V, pemuatan (booting) Virtual Hard Disk, Group Policy, BitLocker dan BitLocker To Go.
  • Windows 8 Enterprise
Windows 8 Enterprise menyediakan semua fitur di Windows 8 Pro (kecuali kemampuan untuk memasang Windows Media Center), dengan fitur tambahan untuk membantu organisasi TI (lihat tabel dibawah). Edisi ini tersedia untuk pengguna Software Assurance atau pelanggan MSDN dan TechNet Professional, dan dirilis tanggal 16 Agustus 2012.
  • Windows RT
Windows RT hanya akan tersedia terpasang di perangkat berbasis ARM seperti tablet KP. Windows RT akan terpaket dengan versi yang teroptimalkan untuk sentuh dari versi desktop Microsoft Office 2013 Home and Student (Microsoft Office RT 2013) berisi Word, Excel, PowerPoint, dan OneNote, dan mendukung kemampuan enkripsi perangkat. Beberapa fitur kantoran seperti Group Policy dan dukungan domain tidak didukung.
Windows 8.1
Rilis selanjutnya setelah Windows 8 adalah Windows 8.1, yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Blue. Tanggal 26 Juni 2013, build 9431 (Windows 8.1 Free Preview) dirilis ke publik. Build ini terbuka penuh untuk pertama kalinya dan dilengkapi dengan tombol Mulai baru, booting langsung ke desktop, layar kunci yang disempurnakan dan sejumlah aplikasi Metro yang baru. Pada tanggal 27 Agustus 2013, Windows 8.1 (build 9600) dirilis dengan nomor build 6.3.9600.16384. Microsoft mengadakan acara peluncuran pada 17 Oktober 2013 dan meluncurkan Windows 8.1 untuk publik keesokan harinya.
Fitur:
  • Aplikasi standar baru: Calculator (Modern UI), Alarm, Sound Recorder, Reading List, Food & Drink, Help & Tips, dan sebuah File Manager berbasis Modern UI (menyatu bersama aplikasi SkyDrive Modern UI).
  • Kembalinya Tombol start pada windows dan Hilangnya aplikasi Messaging.
  • Terintegrasi dengan Internet Explorer 11 (Preview).
  • PC Settings, merangkum pengaturan-pengaturan Control Panel (berbasis Modern UI).
  • Windows PowerShell v40: sejumlah perintah baru untuk mengelola Start Screen, Windows Defender, dll.
  • Bursa Windows 2.0: Tampilan Baru dan lebih fleksibel, memperbarui aplikasi secara otomatis.
  • Boot ke desktop: Windows 8.1 bisa booting langsung ke desktop tanpa harus ke Layar Mulai.
  • Latar Layar Mulai: Warna dan Pola latar belakang di Layar Mulai Windows 8 bisa diatur sesuka hati, bahkan bisa disamakan dengan desktop.
  • Search Heroes: Di Windows 8, kita hanya bisa mencari aplikasi, pengaturan, dan files. Di Windows 8.1, selain mencari aplikasi, pengaturan, dan files, kita juga bisa mencari orang-orang terkenal, artis, kota, atau apa saja; karena pencarian Windows 8.1 sudah terintegrasi dengan internet lewat Bing.
  • Multitugas fleksibel: Di Windows 8, kita hanya bisa menjalankan 2 aplikasi secara bersamaan. Di Windows 8.1, kita bisa menjalankan 3 atau 4 aplikasi secara bersamaan, tergantung ukuran layar.
  • Layar Mulai fleksibel: Kustomisasi lebih fleksibel, menggrup, ,menempel, melepas, dan mengubah ukuran ubin aplikasi menjadi lebih mudah.
  • Tampilan Baru File Explorer: Pustaka (Library) disembunyikan secara default (namun menjadi satu dibawah This PC) dan Computer berubah nama menjadi This PC.
Sama seperti Windows 8, Windows 8.1 juga tersedia dalam 4 edisi yaitu:
  • Windows 8.1
  • Windows 8.1 Pro
  • Windows 8.1 Enterprise
  • Windows RT 8.1

Windows 10

Windows 10 merupakan rilis mendatang dari sistem operasi Microsoft Windows. Diperkenalkan pada
tanggal 30 September 2014, dirilis pada tanggal 29 Juli 2015.






Sumber Referensi :
 https://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Microsoft_Windows

Friday, October 2, 2015

Pada tayangan ILC di TV ONE yang disiarkan langsung pada tanggal 29 September 2015 kemaren mengambil topik apakah pemerintah perlu untuk meminta maaf pada korban tragedi tahun 1965. Dalam tayangan itu hadir 2 kubu dari anak para jendral yang dibunuh oleh PKI dan anak-anak PKI serta mantan Tapol PKI.
masing-masing menyampaikan cerita mengapa mereka menjadi korban. Dari pihak anak para jendral menceritakan betapa pedih mereka ketika ayah-ayah mereka pada pagi hari buta diculik oleh para pasukan Cakrabirawa yang notabene adalah bawahan para jendral pahlawan revolusi. Sedangkan dari pihak anak-anak PKI dan para mantan Tapol PKI menceritakan bagaimana kehidupan mereka dikucilkan selama orde baru dengan stigma negatif PKI. 
Yang perlu dicermati adalah keluhan para anak korban tragedi tahun 1965. Mereka merasa ada pelanggaran hak asasi manusia dari pemerintah kepada mereka. Sejak tahun 1965 sampai orde baru segala akses mereka untuk jadi pegawai pemerintah maupun TNI selalu dilarang. Siapapun yang terindikasi sebagai mantan anggota maupun keluarga dari anggota PKI selalu di awasi. Beberapa Tapol merasa mereka dihukum tanpa diadili. Sekarang mereka meminta agar pemerintah meminta maaf atas tindakannya a yang dianggap melanggar hak asasi mereka. 
Secara obyektif saya merasa apa yang dituntut oleh mereka yang merasa jadi korban tragedi tahun 1965 sungguh salah sasaran. Jika tidak karena ketidak tahuan mereka akan sejarah mungkin memang bahaya laten komunis itu memang benar-benar ada. Ideologi komunis diam-diam diusahakan agar tidak dianggap sebagai ideologi yang berbahaya. Dengan menyebarkan alibi bahwa mereka menjadi korban, seakan-akan mereka akan mengecoh masyarakat bahwa apa yang dilakukan oleh orang tua mereka tidaklah seperti yang ada dalam buku-buku sejarah. Parahnya...mereka meminta agar sejarah yang selama ini jadi pedoman di lembaga-lembaga pendidikan untuk direvisi, tentunya dengan versi mereka yaitu PKI tidak melakukan kudeta.
Pada awal-awal melihat tayangan di TV itu dada saya sungguh sesak... bagaimana dengan penuh ekspresif orang yang merasa jadi korban tragedi tahun 65 memperlihatkan wajah inocent seakan-akan tidak berdosa dan meyakinkan bahwa mereka sungguh-sungguh korban. Salah satu tapol bahkan menyatakan bahwa para mantan |Tapol PKI adalah panutan di masyarakat jadi perlakuan yang diberikan kepada mereka adalah salah. . Jelas saat itu tampak diwajah mereka tergambar bahwa mungkin dalam diskusi itu mereka akan menang. Dengan wajah tegak mereka menghadapi para peserta yang lain yang menjadi lawan diskusinya.
Untung seribu untung ada profesor Cipta dan Profesor JE Sahetapy. Dengan lantang mengatakan bahwa apa yang terjadi pada mereka adalah karena kudeta yang gagal dari PKI. Bahkan Prof Cipta mengatakan : seandainya pada waktu itu kudeta PKI berhasil menang pasti PKI akan melakukan pembantaian besar-besaran atas lawan politik mereka seperti yang terjadi di kamboja yang dilakukan oleh Lon Nol.
Pada titik itu saya melihat ekspresi kemenangan dari para korban tragedi tahun 65 berubah. Sebelumnya yang mereka memperlihatkan kepala tegak, berubah tertunduk dan memandang dengan pandangan kosong. Ditambah lagi pernyataan dari ketua PB NU yang menceritakan bagaimana sepak terjang PKI sebelum tahun 65 ketika mereka sedang-kuat-kuatnya. Betapa dengan kejam para anggota PKI membunuhi para Kiai para santri, membakar masjid bahkan membakar Al Qur'an. Belum lagi secara budaya mereka juga mempengaruhi masyarakat melalui hiburan-hiburan rakyat bahwa agama itu berbahaya dan Tuhan itu tidak ada. Lalu siapa yang menjadi korban....begitu kira-kira pertanyaannya. Para keturunan PKI tentunya harus intropeksi diri, bahwa tuduhan mereka bahwa pemerintah melanggar HAM juga harus melihat para orang tua mereka yang lebih dahulu memulai melanggar HAM.
Secara pribadi saya setuju dengan apa yang dilakukan oleh pemerintah ORDE BARU. Yang mengucilkan anggota dan anak-anak PKI. Alasannya sederhana....bukankah kebiasaan PKI untuk melakukan penysusupan ke mana-mana untuk memenangkan ideologinya. Bisa dibayangkan jika langkah pengucilan terhadap PKI tidak dilakukan, maka Indonesia akan mengulangi kesalahan yang sama. Dan pasti jika mereka merasa kuat akan melakukan kudeta lagi. Mungkin pengucilan semua keturunan PKI sampai beberapa keturunan memang perlu dilakukan, secara logika tentunya untuk memutuskan benang merah yang menghubungkan keturunan PKI dengan ideologi orang tua mereka sehingga ketika mereka telah diterima dengan penuh oleh negara, mereka benar-benar telah terbebas dari ideologi komunis.
Alhamdulilah presiden Jokowi memutuskan untuk tidak meminta maaf pada korban tragedi tahun 65 meskipun beberapa hari sebelumnya ada isu bahwa pemerintah meminta maaf. Jadi memang seharusnya Komunis harus tetap dianggap sebagai bahaya Laten karena sebagai ideologi mungkin komunis tetap hidup dan tidak mati meskipun salah satu tapol PKI menyatakan bahwa mereka sudah tidak ada apa-apanya, sudah habis dan tak akan hidup lagi.
Jadi...Negara Indonesia jangan lengah...jangan sampai komunis hidup lagi. Dan tetap menganggap Komunis adalah bahaya laten yang perlu diwaspadai.


Posting Terpoluler

Posting Terbaru

Text Widget